Tugas 3 Mata Kuliah Analisa Teknik dan Biaya

Tugas 3
2.Menurut anda apakah sama nilai uang yang akan anda terima nanti dengan uang yang anda terima hari ini ? apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi kondisi ini bila dihubungkan dengan biaya pemeliharaan peralatan anda? 2. Harga suku cadang mengalami perubahan dari waktu ke waktu, apa yang saudara akan lakukan agar anggaran yang tersedia tetap mencukupi


1.Nilai tukar mata uang tidak akan tetap dan akan selalu terus berubah, untuk mengatasi masalah berubahnya nilai uang ini mungkin harus ada anggaran untuk keadaan darurat / anggaran tambahan tak terduga agar proses pemeliharaan peralatan tidak terganggu dan tetap berjalan normal.

2.Untuk mengantisipasi perubahan harga suku cadang adalah salah satunya melakukan pemeliharaan yang baik terhadap alat-alat produksi agar tidak cepat rusak, dengan demikian tidak diperlukan pembelian suku cadang yang berlebihan karena kondisi alat-alat prosuksi terjaga dengan cukup baik

Tugas 2 Mata Kuliah Analisa Teknik dan Biaya

1.Faktor-faktor harus diperhatikan dalam pengambilan keputusan, yaitu :
a)Hal-hal yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang emosional maupun yang rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.
b)Setiap keputusan harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi.
c)Setiap keputusan jangan berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi harus lebih mementingkan kepentingan organisasi.
d)Jarang sekali pilihan yang memuaskan, oleh karena itu buatlah altenatif-alternatif tandingan.
e)Pengambilan keputusan merupakan tindakan mental dari tindakan ini harus diubah menjadi tindakan fisik.
f)Pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang cukup lama.
g)Diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
h)Setiap keputusan hendaknya dilembagakan agar diketahui keputusan itu benar.
i)Setiap keputusan merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan mata rantai berikutnya.

2.Untuk mengendalikan biaya pemeliharaan yang diberikan kepada saya, yang akan saya lakukan adalah memperhitungkan berapa biaya pemeliharaan perawatan yang dibutuhkan saat ini..apabila sudah ditentukan, tentunya saya harus mengatur bagaimana caranya agar biaya pemeliharaan sesuai dengan anggaran yang talah ditentukan. Dan saya juga harus memikirkan biaya pemeliharaan untuk masa yang akan datang, karna pasti biaya pemeliharaan saat ini akan sangat berbeda dengan biaya pemeliharaan yang akan datang. Karna berpengaruh terhadap pemasukan dan pengeluaran dari suatu perusahaan dan juga berubahnya nilai mata uang.

Tugas Soft skill analisa teknik dan biaya

Peranan dari mata kuliah analisa teknik dan biaya dalam mendukung kegiatan dalam bidang teknik adalah :
- Analisis teknik dan biaya sangat diperlukan sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam usaha meningkatkan laba, salah satunya yaitu dengan mengambil keputusan apakah membuat sendiri atau membeli bahan baku. Perusahaan pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan laba, agar mampu mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan serta memperluas usahanya.
- Agar dapat benar-benar menguasai & memahami ilmu-ilmu ekonomi yang berhubungan dengan bidang teknik
- Mampu melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan-penggunaan sumber ekonomi
- Agar dapat memiliki kemampuan untuk menentukan besarnya harga pokok suatu produk
- Juga memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan-keputusan yang mendasarkan pada pertimbangan penggunaan sumber ekonomi.

Konsep Biaya yaitu suatu pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi, sedang terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu

Secara umum jenis-jenis biaya yang terdapat dalam bidang teknik adalah :
a. Biaya Investasi, antara lain: pembelian peralatan, komponen alat bantu dan instalasi.
b. Biaya Operasi, antara lain: biaya perawatan, biaya bahan bakar, biaya tenaga kerja.

SISTEM MANAJEMEN MUTU, ISO 9001 : 2008

ISO (International Organization for Standardization) adalah sebuah badan nirlaba internasional yang menetapkan standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil badan standarisasi yang berasal dari hampir seluruh negara didunia. Organisasi ini didirikan apda 23 Februari 1947, dan saat ini berkantor pusat di Genewa, Swiss.
ISO bekerja sama dengan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) yang bertanggung jawab terhadap standardisasi peralatan elektronik.

Penerapan ISO di suatu perusahaan berguna untuk:
• Meningkatkan citra perusahaan
• Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
• Meningkatkan efisiensi kegiatan
• Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
• Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
• Mengurangi risiko usaha
• Meningkatkan daya saing
• Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
• Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal

Sedangkan ISO sendri terdiri dari macam-macam jenisnya, dan yang akan saya bahas kali ini adalah tentang ISO 9001 : 2008
ISO 9001:2008 adalah suatu standar internasional untuk sistem manajemen Mutu / kualitas. ISO 9001:2008 menetapkan persyaratan - persyaratan dan rekomendasi untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen mutu. ISO 9001:2008 bukan merupakan standar produk, karena tidak menyatakan persyaratan - persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah produk (barang atau jasa). ISO 9001:2008 hanya merupakan standar sistem manajemen kualitas. Namun, bagaimanapun juga diharapkan bahwa produk yang dihasilkan dari suatu sistem manajemen kualitas internasional, akan berkualitas baik (standar).

Dan dapat disimpulkan bahwa Quality Management Systems (ISO 9001:2008) adalah Prosedur terdokumentasi dan praktek - praktek standar untuk manajemen sistem, yang mempunyai tujuan untuk menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu, dimana kebutuhan atau persyaratan tertentu tersebut ditentukan atau dispesifikasikan oleh pelanggan dan organisasi.

Manfaat Penerapan ISO 9001:2008 adalah :

• Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
• Jaminan Kualitas Produk dan Proses
• Meningkatkan Produktivitas perusahaan & “market gain”
• Meningkatkan motivasi, moral & kinerja karyawan
• Sebagai alat analisa kompetitor perusahaan
• Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
• Meningkatkan cost efficiency & keamanan produk
• Meningkatkan komunikasi internal
• Meningkatkan image positif perusahaan
• Sistem terdokumentasi
• Media untuk Pelatihan dan Pendidikan

KODE ETIK INSINYUR INDONESIA

Setiap pekerjaan didunia mempunyai kode etik pada bidangnya pekerjaanya masing-masing, seperti halnya seorang sarjana teknik atau yang biasa dikenal sebagai insinyur. Seorang insinyur membutuhkan profesionalisme dalam manjalankan pekerjaanya, adapun salah satu ciri-ciri insinyur yang professional adalah :
- memegang teguh kode etik profesi
- pekerjaan » “hobi”
- keahlian awet, segar, dan mutakhir
- berupaya mencapai standar hasil yang lebih baik
- senantiasa berupaya memperbaiki diri, mempertahankan integritas, dan bekerja ke arah kesempurnaan
- cakap dalam prakarsa, kreativitas, kearifan, dan kedewasaan
- berketrampilan tinggi dalam melakukan perhitungan-perhitungan perancangan dan evaluasi.

Sedangkan iklim yang mendorong Profesionalisme adalah :

- Kode etik dipegang teguh.
- Prestasi individu tak terpupuskan oleh citra kelompok.
- Ada “award” dan “reward”.
- Tiap pelaku profesi terdorong untuk:
* berperan aktif dalam perkembangan teknologi, dan
* tak terbuai pengalaman dan “yang praktis-praktis”

Untuk meningkatkan mutu dari profesi seorang insinyur, dibuat beberapa perkumpulan insinyur dari tingkat dunia sampai tingkat nasional. Dalam perkumpulan insinyur berskala internasional biasa dikenal dengan nama IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers). IEEE mempunyai 395.000 anggota diseluruh dunia di lebih dari 160 negara. Sedangkan untuk skala nasional, Indonesia mempunyai PII (Persatuan Insinyur Indonesia), organisasi yang juga menjadi anggota di WFEO (World Federation of Engineering Organizations), AFEO (ASEAN Federation of Engineering Organizations), FEI SEAP (Federation of Engineering Institute South East Asia and Pacific), dan AEE SEAP (Association of Engineering Education South East Asia and Pacific) ini didirikan pada 23 Mei 1952 di Bandung oleh Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Dr. Rooseno Soeryohadikoesoemo.
PII mempunyai kode etik yang harus diterapkan oleh semua anggotanya, isi kode etik insinyur Indonesia adalah sebagai berikut :

KODE ETIK INSINYUR INDONESIA
“Catur Karsa Sapta Darma Insinyur Indonesia”
EMPAT KAIDAH DASAR
1. Mengutamakan keluhuran budi.
2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuan untuk kepentingan kesejahteraan umat
manusia.
3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas
dan tanggung-jawabnya.
4. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasar keahlian profesional keinsinyuran.

TUJUH SIKAP

1. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan
kesejahteraan masyarakata.
2. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kompetensinya.
3. Insinyur Indonesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggungjawabkan.
4. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam
tanggung jawab tugasnya.
5. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan
masing-masing.
6. Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan, integritas, dan martabat
profesi.
7. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya.

Etika Profesi

Setiap profesi pasti mempinyai etika / hukum yang mengatur dalam manjalani profesi tersebut.

Etika yang dimaksud adalah pegangan seseorang dalam mengatur tingkah lakunya sewaktu menjalankan profesinya tersebut, dimana seseorang yang mau dianggap dirinya seorang yang profesional tentunya harus memegang teguh / patuh terhadap semua etika profesi yang telah dibuat sesuai dengan profesinya.

Water as Fuel?

Bahan bakar (fuel) umumnya dari bahan-2 hidrokarbon seperti metan, propan, heptan, batu bara, arang, dll. Bahan bakar tersebut tersusun dari unsur carbon dan hydrogen. Tetapi hidrogen saja juga bisa dijadikan bahan bakar layaknya bahan bakar hidrokarbon. Jika bahan bakar hidrokarbon umumnya didapat dari bahan bakar fosil, bahan bakar hidrogen umunya didapat dengan cara elektoslisis dari berbagai sumber. Salah satu sumbernya tentu adalah air yang gratis dan murah didapat (kecuali air AQUA). Tetapi walau hidrogen diproses dari air, air (H2O dalam bentuk cair) tidak bisa disebut sebagai bahan bakar. Dengan melakukan proses elektrolisis, H2O tersebut dapat diubah menjadi gas hidrogen. Hidrogen inilah yang digunakan sebagai bahan bakar, jadi bahan bakarnya bukan air. Pada umumnya elektrolisis dengan menggunakan teknik pemberian electric pulse ke air. (tentang elektrolis akan di bahas tersendiri, krn chain branchingnya ruwet…)

Jika perekasinya (oksidizer) udara (0.21 O2 + 0.79 N2), hasil akhir proses reaksinya adalah H2O (dalam bentuk uap) dan N2 (tidak bereaksi, tetapi berfungsi sebagai diluent atau penghambat reaksi). Seperti hidrogen-2 yang lain, hasil pembakarannya juga sama reaktifnya.

Sebenarnya teknik ini bukan hal yang baru, bukan penemuan yang baru. Sudah puluhan tahun cara ini ditemukan bahkan sebelum Dr. William Rhodes, orang pertama yang membuat dokumentasi tentang proses elektrolisis ini sekitar tahun 1960. Tetapi walaupun Dr. William Rhodes adalah orang pertama yang membuat dokumentasi, Prof. Yull Brown adalah orang yang secara serius mempopulerkan metoda elektrolisis ini. Sehingga banyak orang lebih mengenal Yull Brown daripada William Rhodes itu sendiri. Sehingga istilah menggunakan air sebagai sumber bahan bakar dalam proses pembakaran sering disebut Brown’s Gas. Walaupun begitu, banyak para pakar kimia (yang brtanggung jawab terhadap proses elektrolisis), meragukan akan effisiensi proses ini. Salah satu pakar kimia dari jepang meberikan komentarnya tentang Brown’s gas ini sbg: “proses itu (elektrolisis) akan lebih besar pasak dari pada tiangnya” artinya dengan teknologi saat ini, proses tersebut tidak visible sama sekali.

Energy vs Ekonomi
Banyak sekali bahan bakar di alam ini yang bisa digunakan sebagai bahan bakar, tetapi tidak water-flame-fantasy01.jpgsemua memiliki nilai ekonomi yang seimbang jika digunakan untuk kebutuhan sehari-2. Mudahnya saja, hidrogen sudah diketahui sebagai bahan bakar yang effektif ratusan tahun yang lalu. Dan banyak dari mereka memahami proses elektrolisis ini untuk mendapatkan hydrogen, tetapi sampai saat ini hidrogen masih tidak digunakan sebagai sumber energi kecuali dalam tahap uji coba. “Ekonomis” adalah alasan salah satu alasannya. Dengan teknologi yang ada saaat ini, proses elektrolisis masih terlalu mahal dibandingkan dengan energi yang didapatkan. Teknologi elektrolisis yang dinunakan saat ini masih terlalu banyak mengkonsumsi listrik untuk mengenerate electric pulse. Dengan kata lain, antara energi yang dikonsumsi untuk proses elektrolisis dengan energi kimia yang dihasilkan masih belum balance secara ekonomis. Tetapi tidak menutup kemungkinan, bahwa proses elektrolisis yang lebih effisien akan ada dikemudian hari. Dan pada akhirnya kita akan naik mobil dengan bahan bakar air bekas mandi.

Safety
Alasan yang kedua, adalah tingkat keselamatan dan keamanan. Untuk digunakan dalam skala penggunakan umum, proses pembakaran, handling, penyimpanan harus dalam konsisi “aman”. Sekitar 10 tahun yang lalu proses handling masih merupakan problem utama jika hydrogen digunakan untuk umum. Karena potensi terjadinya kecelakaan detonasi sangat besar jika menggunakan bahan bakar hidrogen, karena hidrogen memiliki sifat yang sangat reaktif selama proses reaksi kimia/pembakaran. Tetapi akhir-2 ini masalah keamanan penggunakan hydrogen sudah mulai dapat dicairkan.